Jumat, 17 Februari 2012

Periksa Kesehatan Sopir



MARTAPURA -- Tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres OKUT, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) menyetop sejumlah kendaraan angkutan umum. Petugas lalu mengecek kondisi kendaraan dan juga kesehatan sang sopir.

Kegiatan yang digelar di Jalan Lingkar Terukis Tanjung Kemala ini mendapat respons pasitif dari pengemudi kendaraan. Sopir merasa diperhatikan dan diingatkan dalam mengemudikan kendaraan. "Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap keselamatan pengguna jalan. Sasaran kita bus, truk, travel hingga kendaraan pribadi yang menempuh perjalanan jarak jauh," kata Kapolres OKUT AKBP Kristitono melalui Kasat Lantas AKP Sugiat.

Kamis, 16 Februari 2012

Honorer Harus Waspada terhadap Penipuan

INDRALAYA -- Para tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan Ogan Ilir (OI) khususnya perlu waspada terhadap aksi penipuan mengataskan nama pejabat yang mengaku bisa mengangkat honorer menjadi PNS.

Apalagi tenaga honorer yang sudah lama mengabdi dan masuk dalam katagori I atau terdaftar di data base. Pasalnya akhir-akhir ini ada telepon okum tidak bertanggung jawab mengatasnamakan pejabat Disdik OI, Rudi Pasrah, Kabid SLTP/SLTA dan Kepala BKD OI, Sidharta yang menelpon tenaga honorer dengan mengaku siap membantu mengangkat tenaga honorer menjadi PNS.

Seperti yang dialami Arman, salah satu guru honorer di SDN 06 Tanjung Batu. Ia mengaku pernah ditelpon orang meng-atasnama-kan pejabat di Disdik yang bisa mengangkat dirinya jadi PNS.

Rabu, 15 Februari 2012

Pemkab-Polres OKI Tanda Tangani 5 MoU

KAYUAGUNG -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kepolisian Resort (Polres) OKI, kemarin (14/2) menandatangani lima kesepakkatan bersama (MoU). MoU terkait kurikulum pendidikan lalu lintas, penanggulangan narkoba, pengawasan Ujian Nasional (UN), penanganan orang-orang terlantar, dan penanggulangan kecelakaan lalu lintas di wilatah OKI ini dipusatkan di gedung Kesenian Kayuagung.

Turut hadir langsung Bupati OKI Ishak Mekki, Kepala Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dengan Kapolres OKI AKBP Agus Fachhtulloh SIK.

Menurut Kapolres OKI AKBP Agus Fachtulloh, selama ini Sat Lantas Polres OKI sudah sosialisasi secara langsung ke sekolah-sekolah, tapi kurang optimal sehinnga setiap tahunnya angka kecelakaan lalu lintas masih cukup tinggi.

"Angka kecelakaan lantas yang terjadi di tahun 2011 sekitar 207 kasus dan 35 persen diakibatkan oleh anak pelajar," imbuhnya. Karena itu, perlu adanya pembelajaran akan tata tertib berlalu lintas yang baik, hal ini bisa diberikan keanak sejak usia dini.

Sementara Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Ir H Ishak Mekki MM mengatakan, dengan MoU ini bisa memberikan bimbingan kepada anak sedini mungkin. Selain itu bisa menekan angka kecelakaan. "Kepada Dinas Pendidikan dan kepala sekolah buatlah jadwal bagi polres dalam proses pembelajaran tertib lalin," tukasnya. (hak/ce4)

Sumatera Ekspres, Rabu, 15 Februari 2012

Dana Sekolah Gratis Segera Cair

PALEMBANG -- Setelah mengirimkan data sekolah secara lengkap kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, ada lima kabupaten/kota di Sumsel yang dana sekolah gratis dari pemerintah akan segera dicairkan.

Kepala Disdik Sumsel, Ade Karyana MEd melalui Ketua Tim Managemen BOS dan sekolah gratis Sumsel, Drs Sutarman MM mengatakan, sudah ada lima kabupaten/kota yang menyerahkan data sekolah gratis.

"Kelima berkas sekolah gratis sudah masuk yaitu Lubuk Linggau, Palembang, Pagaralam, OKU Timur, dan Banyuasin," tuturnya kemarin.

Semua berkas sekolah gratis yang sudah diserahkan Tim Program Sekolah Gratis (PSG) Kabupaten akan akan dikelola langsung ke Biro Keuangan Disdik Provinsi. Ia mengungkapkan, apabila berkas sudah masuk ke Biro Keuangan, maka biasanya dalam waktu dekat dana Sekolah Gratis akansegera dikucurkan ke tiap sekolah dan kas daerah.

Selasa, 14 Februari 2012

Panen Lebih Awal

PAGARALAM -- Harga sayur mayuran dataran tinggi, andalan petani di kaki Gununng Dempo dalam beberap hari terakhir ini mengalami penurunan harga. Informasi yang dihimpun di sejumlah agen besar sayuran dan petani di kota ini, penurunan harga sayuran dataran tinggi selain akibat pengaruh musin juga banyaknnya barang yang masuk ke sentra penjualan sayuran di Palembang. Jadi tak ada lagi permintaan dari Palembang.

Wawan Priansyah SE, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Pagaralam sekaligus agen besar sayuran mengatakan, minggu lalu harga sayuran dataran tinggi masih cukup tinggi, tetapi sekarang harga sudah anjlok. "Bayangkan sayur kol sebelumnya RP 1.500 per kg namun saat ini hanya Rp 700 per kg, sawi dan sawi pahit Rp 1000 per kg kini hanya dihargai Rp 300 per kg," katanya.